5 Keajaiban ini yang Akan Anda Temukan Ketika Bersabar

Keajaiban hidup adalah hal yang dinanti-nanti setiap umat. Keajaiban bukanlah datang dari Iblis ataupun Jin, melainkan langsung dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Tidak ada seorang pun yang mengetahui arah jalan hidup. Ada tiga hal yang Allah rahasiakan tentang jalur kehidupan manusia yaitu:

  • Rezeki
  • Jodoh
  • Maut (kematian)

Rezeki

Berawal sejak manusia dilahirkan, itu adalah bagian dari rezeki. Allah Subhanahu Wata’ala mempunyai banyak sekali rezeki. Apa saja rezeki yang sudah kita rasakan selama hidup di dunia? Jika kita renungkan, tentu perkara ini tidak akan ada habisnya.

Rezeki yang Allah berikan kepada manusia tidak dapat dihitung. Kalau pun dapat dihitung, mungkin yang kita tahu hanya, harta kekayaan.

Bagaimana dengan bernapas, ini merupakan salah satu dari rezeki dan nikmat yang telah Allah Subhanahu Wata’ala berikan kepada setiap orang.

Jodoh

Jodoh termasuk rahasia Allah Subhanahu wata’ala. Mencari jodoh itu tidaklah mudah. Karena, jodoh tidak bisa ditebak. Maka dari itu, jodoh merupakan bagian dari rahasia Allah Subhanahu wata’ala.

Mungkin timbul pertanyaan bahwa kenapa jodoh dirahasiakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala? Jawabannya sih mudah, jika kita tahu siapa jodoh kita, maka kita akan menyia-nyiakan waktu kita dan tidak ada perjuangan kita untuk menemukan jodoh tersebut.

Untuk bisa menemukan jodoh, perlu bagi kita untuk melakukan ritual keagamaan. Ritual yang ditekankan disini adalah menurut syariat Islam. Apa saja itu?

Pertama adalah berdoa, ritual ini penting untuk dilakukan. Ini membuktikan bahwasannya kita benar-benar menginginkan jodoh. Selain itu, jodoh yang kita harapkan sesuai dengan yang sudah Allah tetapkan.

Maut atau Kematian

Maut atau ajal adalah rahasia Allah yang paling tinggi. Tidak seorang pun manusia ataupun Iblis yang bisa menebak kapan ajal itu tiba.

Singkatnya, jika ada yang bertanya tentang kenapa Allah subhanahu Wata’ala merahasiakan kematian? Mudah saja jawabannya, tujuannya yaitu supaya manusia di muka bumi benar-benar dalam mengerjakan amal ibadah.

Jika kematian tidak Allah Subhanahu Wata’ala rahasiakan, hal yang akan terjadi adalah manusia akan lupa dengan kewajibannya, menunda-nunda waktu untuk beribadah kepada Allah.

Nah, kesempatan kali ini, saya selaku penulis bukan membahas tentang jodoh, ajal ataupun rezeki melainkan sebuah rahasia Allah subhanahu Wata’ala yang apabila kita selaku manusia mampu bersabar dalam menjalani kehidupan dunia.

Pernahkah terlintas dibenak Anda bahwasannya di dalam keseharian kita pasti ada ujian yang datang dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Bagaimana jika semakin hari tingkat kesabaran manusia semakin menurun? Tentu hal ini akan menjadi pemicu terjadinya konflik dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial.

Perkara ini yang akan Anda temukan di dalam keseharian.

1. Ketika Hendak Beraktivitas

keajaiban sabar

www.wendihutagaol.com

Ketika anda hendak beraktivitas di pagi hari, seperti berangkat ke kantor, atau mungkin mengantarkan anak ke sekolah. Kemacetan dijalan adalah hal yang sering Anda temukan.

Berada di dalam kemacetan adalah hal yang membosankan, terutama untuk wilayah Jakarta.

Dalam situasi seperti ini gunakan sifat sabar yang Anda miliki. Karena dengan bersabar, hal-hal yang menimbulkan kerugian di dalam diri Anda sendiri akan terhindarkan.

Hal yang pertama adalah terhindar dari kecelakaan. Sebaiknya memberikan jalan kepada yang membutuhkan waktu kepada yang lebih memerlukan dibandingkan Anda.

Ketahuilah bahwa, pengorbanan yang Anda lakukan untuk orang lain akan mendapatkan balasan dari Allah Subhanahu Wata’ala.

2. Ketika Belanja di Supermarket

keutamaan sabar

www.myretailjourney.com

Masuk dalam ujian yang kedua. Anda tentu pernah mengalami hal ini atau biasa disebut dengan “Antrian kasir”. Menunggu antrian merupakan hal yang membosankan. Tempat antrian bukan hanya di supermarket, melainkan bioskop, Bank, atau tempat yang lainnya.

Semua orang juga memiliki kepentingan pribadi masing-masing, jadi jangan pernah mencoba untuk menerobos antrian.

Ketika Anda berada di tempat seperti ini cobalah untuk bersabar. Ada baiknya untuk menanamkan sistem “budayakan hidup mengantri”. Karena dengan rasa sabar yang Anda terapkan, aksi terobos-terobosan seperti itu akan dapat menghindarkan Anda dari kecopetan.

3. Ketika Tugas Menumpuk

keuntungan dari sabar

www.risefeed.com

Pekerjaan itu adalah sebuah amanah yang diberikan oleh atasan. Terlebih lagi bagi seorang kantoran. Selain tugas kantor tugas dari sekolah juga bisa saja menumpuk jika tidak dikerjakan.

Jauhkanlah sifat malas terhadap hal ini. Jika tugas yang Anda punya menumpuk, cobalah untuk mengerjakan secara berangsur. Jangan dikerjakan secara personal, hal ini akan menimbulkan stres. Mungkin ada baiknya untuk mencari solusi dengan menceritakan kepada orang lain.

Dengan adanya orang lain di sisi Anda saat itu, mungkin akan dapat meringankan beban yang ada dalam kehidupan Anda.

4. Ketika Berolahraga

keajaiban sabar

www.nytimes.com

Olahraga berguna untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan juga kuat. Namun, bagaimana jika hasil tidak sesuai dengan apa yang sudah diusahakan selama ini. Tak terkecuali orang lain, saya sendiri pernah mengalami hal ini, memang hal ini menjadi masalah yang rumit.

Akan tetapi ada baiknya untuk selalu bersabar. Solusinya adalah mungkin asupan gizi dan vitamin belum mencukupi. Cobalah dengan mengonsumsi vitamin yang cukup. Sehingga hasil yang di dapat akan terlihat setelah beberapa waktu kemudian.

5. Ketika Makan Cemilan

keajaiban sabar

risovach.ru

Dalam mengonsumsi makanan ringan, pasti akan menimbulkan bekas. Bekas yang ditinggalkan yaitu berupa sampah plastik. Perlu untuk Anda terapkan di dalam diri masing-masing termasuk Saya sendiri untuk membuah sampah pada tempatnya.

Di dalam Islam juga menjelaskan bahwa “Kebersihan adalah sebagaian dari iman”. Apabila hal ini dilakukan secara bersamaan dengan istiqomah akan memberikan dampak yang baik terhadap lingkungan sekitar. Salah satunya adalah terhindar dari wabah penyakit.

Saya cukupkan artikel ini sampai disini. Semoga mudah dimengerti dan dipahami. Akhirul kalam, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Leave a Reply