Panduan Cara budidaya Buah Naga yang Baik

Buah naga termasuk dalam kelompok tanaman jenis kaktus. Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan salah satunya negara Meksiko. Namun, buah naga ini dikenal dari Asia. Pada tahun 1870-an, bangsa prancis membawa buah naga ke negara Vietnam yang akan digunakan sebagai tanaman hias. Setelah diketahui bahwa tanaman ini buahnya memiliki rasa manis, warga Vietnam pun mulai mencoba untuk membudidayakan buah naga dan segera diperluas.

Pada tahun 2000-an, buah naga menjadi populer di Indonesia. Tanpa diketahui secara jelas siapa yang menyebarkan buah naga pertama kali. Namun, ada yang menyebutkan bahwa, buah naga masuk ke Indonesia berasal dari Thailand kemudian dibudidayakan oleh petani.

Ada 4 jenis tanaman buah naga yang telah dibudidayakan dan kemudian dikembangkan yaitu:

Baca juga : Cara budidaya jahe merah dengan baik

1. Hylocereus undatus

Budidaya Buah naga putih

Pixabay.com

Budidaya buah naga putih (Hylocereus undatus) Kandungan nutrisi pada buah naga putih ini terkandung banyak nutrisi dan gizi layaknya dengan buah naga merah.  Buah naga putih akan dapat tumbuh baik hingga ketinggian kurang dari 300 mdpl.

Baca juga : Cara budidaya mengkudu 

2. Hylocereus polyrhisus 

Budidaya buah naga merah

pixabay.com

Budidaya buah naga merah (Hylocereus polyrhisus). Buah yang satu ini dagingnya berwarna putih, namun jika dilihat dari kulitnya berwarna merah.

3. Hylocereus costaricensis

Budidaya buah naga super merah

Pixabay.com

Budidaya buah naga super merah (Red super) Hylocereus costaricensis sama halnya dengan hylocereus polyrhisus. Hanya saja hylocereus costaricensis memiliki daging yang sangat luar biasa merahnya. Begitu juga dengan rasanya manis dan enak. Budidaya buah naga putih dengan daging super merah (super red) tumbuh baik mencapai ketinggian 0-100 mdpl.

4. Hylocereus megelanthus

Budidaya buah naga kuning

www.beabeeinc.com

Budidaya buah naga kuning (Hylocereus megelanthus). Buah naga kuning mempunyai ukuran buah yang berbeda dengan yang lainnya. Buah naga kuning ini memiliki bentuk yang lebih kecil baik dari segi buah ataupun pohonnya. Budidaya buah naga dengan kulit kuning dengan daging putih tanpa sisik ini akan tumbuh baik terhadap suhu dingin mencapai ketinggian kurang lebih 800 mdpl.

Budidaya buah naga merupakan tanaman yang cocok dengan kondisi iklim di Indonesia. Tanaman buah naga ini mampu tumbuh mencapai ketinggian 0-350 meter dpl dengan curah hujan antara 720 mm per tahum. Namun, suhu yang tepat untuk pertumbuhan buah naga ini adalah berkisar antara 26-36 derajat celcius.

Tanaman buah naga dapat dikembangkan dengan dua cara yaitu:

  1. Perkembangbiakan dengan Cara Generatif yaitu perkembangbiakan dengan cara melewati perkawinan.
  2. Perkembangbiakan dengan Cara Vegetatif yaitu perkembangbiakan tanpa harus melewati perkawinan.

Langkah-langkah Penyetekan Buah Naga yang Baik

cara budidaya buah naga

propelsteps.wordpress.com

  • Penyetekan dilakukan pada batang atau cabang yang sebelumnya sudah pernah berbuah, lakukan kurang lebih 3-4 kali, Agar hasil setek dapat berproduksi dengan baik sesuai dengan yang sudah dibuahi oleh tanaman tersebut.
  • Tentukan batang yang berdiameter antara 8 cm, keras, berwarna hijau kelabu serta sehat. Semakin besar diameter batang akan semakin baik hasilnya, karena batang akan menjadi batang utama.
  • Jika ingin dieksekusi sebaiknya lakukan pemotongan pada batang dengan panjang antara 80-120 cm. Jangan potong semua, setidaknya tersisa sekitar 20%, karena bagian yang 80% akan kita jadikan calon bibit.
  • Potong calon batang bibit dengan panjang 20-30 cm. Kemudian bagian atasnya dipotong rata, sebaliknya potong runcing pangkal bagian bawahnya karena akan ditancapkan ke tanah. Berfungsi untuk merangsang pertumbuhan akar.
  • Potongan setek wajib memiliki 4 tunas karena, panjang pendeknya setek akan berpengaruh dengan perkembangan pembuahan.
  • Berkenaan batang setek tersebut telah dipotong, diamkan sejenak agar getah mengering. Karena getah akan mempengaruhi batang jika langsung ditanam, batang setek akan busuk. Agar bisa terhindar dari resiko serangan jamur ada baiknya batang setek direndam dengan menggunakan larutan fungisida.
  • Sediakan polybag jika setek ingin segera ditanam. Untuk campuran tanah, gunakan tanah dengan kedalaman tidak lebih dari 5 cm. Tanah yang baik sebaiknya gunakan tanah hutan atau tanah yang terdapat disekitarnya tanaman bambu.
  • Untuk memperkaya kandungan tanah, berikan pupuk organik. Selain itu juga bisa menggunakan pupuk kandang atau kompos yang sudah matang. Namun sebelumnya ayak pupuk terlebih dahulu. Karena benih masih terlalu muda dan akarnya masih terlalu dini.
  • Berikan sungkupan untuk dapat melindungi setek yang sudah ditanam. Kemudian siram secara berturut-turut minimal 2-3 hari sekali.
  • Sesudah 3 minggu, tunas pertama biasanya sudah tumbuh dan muncul, kemudian sungkupan harus dibuka supaya bibit tanaman lebih sering mendapatkan cahaya matahari.
  • Biasanya pemeliharaan bibit berlangsung selama 3 bulan, setelah berumur 3 bulan tinggi bibit berkisar 50-80 cm.

Proses Menanam Bibit Buah Naga

Proses budidaya buah naga

www.produceclerks.com

Pada satu tiang panjat memerlukan 4 bibit tanaman buah naga. Kemudian tanam bibit dengan mengitari tiang panjat dengan jarak antara 10 cm dari bibit tanaman dengan tiang panjat. Setelah itu gali tanah yang akan ditanami bibit sesuai ukuran bibit. Letakkan dalam galian tanah lalu timbun kembali.

Sesudah ke-4 bibit tadi di tanam, ikat batang bibit tanaman tadi agar dapat menempel pada tiang panjat. Proses pengikatan jangan terlalu kencang guna untuk memberi ruang gerak tumbuh agar batang tidak terluka.

Untuk sementara cukup sampai disini dulu penjelasan tentang cara budidaya buah naga. Semoga menambah wawasan serta pengalaman Anda dalam berbudidaya buah naga yang baik. Terimakasih.

7 Comments

  1. Suhaimi May 17, 2016
  2. sensasi2020 May 18, 2016
  3. Elang Wicakso May 19, 2016
  4. Aquilani May 19, 2016
  5. Nathalia DP May 23, 2016
  6. Jaudah June 3, 2016
  7. ilmo June 15, 2016

Leave a Reply