Cara Praktis Budidaya Pisang Agar Panen Berlimpah

Cara Budidaya Pisang – Pisang merupakan salah satu tanaman tropis yang kaya akan manfaat, sehingga para ahli gizi di dunia begitu menyarankan agar selalu rutin mengonsumsi buah pisang. Dari hasil penelitian terdapat 20 jenis pisang yang tumbuh di wilayah Asia salah satunya adalah pisang Cavendish.

cara praktis budidaya pisang agar panen berlimpah

i.ytimg.com

Hasil dari tanaman ini juga dapat dijadikan salah satu peluang usaha, jadi tak jarang jika buah pisang mudah didapatkan.

Harga pisang di pasaran juga bervariasi, bahkan di luar wilayah Indonesia pisang memiliki harga yang cukup tinggi. Berapapun harga pisang yang ada di pasaran saat ini tidak mengurangi peminatnya. Biasanya peminat pisang mempunyai alasan yang sama yaitu kandungan gizi yang lengkap untuk tubuh.

Di Indonesia, pisang memiliki potensial yang sangat besar, maka tak heran jika para petani masih memanfaatkan tanaman pisang untuk dibudidayakan di lahan mereka.

Budidaya pisang tidak terlalu sulit karena tanaman ini bersifat dingin sehingga dapat hidup ditanah yang gambut dan basah.

Dikesempatan kali ini saya akan mengupas cara budidaya pisang agar tumbuh dengan buah yang banyak.

Langkah-langkah budidaya pisang

Sebelum membahas lebih jauh tentang budidaya pisang, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dalam menanam pisang.

Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan budidaya pisang yang tepat agar pisang bisa menghasilkan buah secara maksimal. Seperti yang sudah Anda ketahui, pisang hanya dapat berbuah satu kali dalam 1 tahun, maka sangat disayangkan jika hasil tidak maksimal.

Baca : 20 Jenis Pisang Terlaris Sepanjang Sejarah

A. Syarat Tumbuh Kembang Pisang

1. Iklim (Cuaca)

iklim atau cuaca

www.nasa.gov

  • Tanaman pisang lebih cepat berkembang pada iklim tropis dengan kelembaban udara yang cukup tinggi disertai dengan kondisi cuaca yang cukup panas. Menyesuaikan kondisi cuaca memang sangat penting dalam budidaya pisang.
  • Bagi Anda yang mempunyai lahan di daerah pegunugnan, hal ini tidak akan menyulitkan karena tanaman pisang mampu beradaptasi dengan cuaca atau iklim yang cukup dingin sekalipun. Karena tanaman pisang memiliki keistimewaan yaitu dapat bertahan hidup di daerah yang kekurangan air.
  • Namun dengan keunggulan yang ada pada tanaman pisang tersebut konsekuensinya akan memperlambat proses tumbuh kembang tanaman.
  • Perhatikan juga kondisi kecepatan angin di daerah lokasi tanam karena tanaman pisang akan dapat rusak disebabkan oleh angin kencang. Hal ini akan memperlambat proses tumbuh kembang tanaman pisang.

Baca : Cara Efektif Budidaya Ternak Jangkrik Dalam Wadah Seadanya

2. Media Tanam Pisang

cara budidaya pisang

Sand and Sisal

Agar tanaman pisang dapat tumbuh optimal perhatikan juga kondisi lahan yang tepat dalam budidaya pisang.

  • Tanaman pisang merupakan salah satu tanaman yang membutuhkan asupan makanan yang cukup. Memberi asupan makanan (pupuk) dapat memperlancar pertumbuhan pisang menjadi lebih maksimal. Lakukan dengan memberikan pupuk kandang dan pupuk kompos agar mempercepat proses pembuahan
  • Diperlukan adanya tambahan air dengan melakukan pengairan yang intensif. Berhati-hatilah dalam melakukan hal ini, karena akan memperlambat proses pertumbuhan tanaman pisang jika terdapat genangan air disekitar lahan
  • Hindari tanaman pisang dari kondisi tanah yang terkena erosi karena akan merusak tanaman sehingga menyebabkan kematian. Pastikan lahan mempunyai daya serap air yang kuat karena tanaman pisang mempunyai sifat yang kuat dalam mengonsumsi makanan dan minuman

Baca : Cara Praktis Budidaya Jahe Merah Dalam Karung

3. Ketinggian Lahan

cara budidaya pisang

www.asiafarming.com

Jika lahan yang Anda miliki berada pada ketinggian kurang dari 1000 mdpl, dibutuhkan kerja keras dalam merawat serta menjaga tanaman pisang. Hal ini bergantung pada jenis pisang yang Anda tanam, biasanya jenis pisang seperti pisang tanduk, pisang ambon akan lebih subur jika berada di ketinggian 1000 mdlp.

B. Tahap Budidaya Pisang

cara budidaya pisang

sc01.alicdn.com

Dalam budidaya pisang kebanyakan dari para petani menggunakan cara vegetatif karena proses perkembangbiakan tanaman pisang melalui tunas (anak pisang.) Berikut ini adalah syarat yang dibutuhkan dalam pembibitan tanaman pisang:

  • Syarat bibit tanaman pisang yang baik yaitu panjang bibit antara 1–1,5 meter dengan diameter 15-20 cm. Seharusnya Anda menggunakan bibit yang berasal dari indukan pisang yang subur, sehat dan berbuah dengan baik. Ketinggian bibit pisang juga akan mempengaruhiproduktivitas pembuahan pisang.
  • Terdapat dua jenis dalam menentukan bibit tanaman pisang yaitu bibit muda dan bibit dewasa. Namun, sebaiknya Anda lebih mengandalkan bibit dewasa karena bibit dewasa biasanya sudah mempunyai bakal bunga dan cadangan makanan dalam bonggol pisang.
  • Perhatikan juga dalam menentukan bibit pisang, sebaiknya Anda memilih bibit pisang yang daunnya berbentuk seperti ujung pedang daripada daun bersifat lebar

1. Persediaan Bibit Tanaman Pisang

cara budidaya pisang

gardenofeaden.blogspot.co.uk

Jika Anda punya kenalan yang mempunyai bibit pisang, maka sebaiknya bertransaksi langsung pada orang tersebut. Namun jika tidak ada, Anda tentu bisa mendapatkan bibit pisang yang berkualitas di toko yang menyediakan perlengkapan pertanian. Proses menanam pisang yang efektif biasanya dilakukan dengan jarak tanam 2×2 meter.

Sebelum penanaman bibit dilakukan, lakukan sanitasi terlebih dahulu agar dapat terhindar dari penularan hama tanaman. Berikut langkah-langkah sanitasi terhadap tanaman pisang:

  • Apabila bibit pisang telah dipotong dari indukan, bersihkan tanah yang menyisa di akar pisang
  • Lakukan penyimpanan terlebih dahulu, maksimal selama 1-2 hari di area yang sejuk agar luka bekas potongan mengering
  • Rendamlah bibit menggunakan insektisida 0,5-1% selama 10 menit dengan jarak sebatas leher batang, setelah 10 menit berselang biarkan bibit dikeringkan oleh angin sementara waktu
  • Jika pada tahap ini, Anda tidak mempunyai insektisida hal itu tidak penting untuk dijadikan patokan, namun sebaiknya lakukan cara ini agar pembuahan dapat maksimal. Selain menggunakan insektisida, Anda juga bisa merendalm di dalam air yang mengalir, maksimal waktu yang dibutuhkan adalah 2 hari
  • Jika di area lahan terdapat jenis hama nematoda, lakukan dengan cara merendam bibit terlebih dahulu di dalam air panas selama kurang dari 5 menit, hal ini bertujuan untuk membunuh hama nematoda

2. Pengelolaan Media Tanam

cara budidaya pisang

www.uaex.edu

Sebaiknya melakukan riset terlebih dahulu sebelum memulai penanaman pisang. Tentukan iklim, kontur tanah, kelancaran akses dan lain sebagainya. Selain itu, bersihkan juga gulma, rumput-rumput liar yang tumbuh di area lahan serta membuat saluran pengairan sebelum memulai penanaman pisang.

3. Proses Menanam Tanaman Pisang

cara budidaya pisang

www.agric.wa.gov.au

Tentukan pola tanaman terlebih dahulu sebelum dilakukan penanaman. Anda dapat menggunakan pola tanaman tumpang sari di masa 3 bulan pertama. Dan diberi jarak 2 x 2 atau 3,3 x 3,3 meter perbibitnya seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Jenis tumpang sari yang dapat Anda kawinkan dengan tanaman pisang tersebut diantaranya berupa sayur-sayuran dan tanaman semusim

Kemudian setelah pola tanam dapat Anda tentukan, masuk kepada tahap pembuatan lubang tanaman pisang. Anda bisa menggunakan lubang dengan kedalaman 50x50x50 cm untuk jenis tanah berat dan 30x30x30 untuk jenis tanah gembur, atau jika perlu tambahkan menjadi 40x40x40 cm.

Kemudian lanjut ke tahap berikutnya yaitu cara menanam bibit pisang. Ada yang menanggapi hal ini seperti “sebaiknya menanam pisang dibulan-bulan September-Oktober,” karena dibulan tersebut biasanya selalu hujan sehingga tidak perlu menambahkan pengairan di area lahan tanam pisang.

Namun jika Anda tidak percaya pada teknik tersebut, Anda bisa mencobanya dengan cara sendiri. Sebenarnya di bulan apa saja bisa, asal perawatannya cukup.

Nah, sebelum menanam pisang utamakan memberik pupuk organik (kompos atau kandang) di tiap-tiap lubang yang sudah dibuat tadi di awal. Berilah pupuk pada tiap lobangnya sebanyak 15-20 kg. Pemberian pupuk di awal akan mempengaruhi kualitas rasa dari pisang yang Anda tanam.

4. Cara Memelihara Tanaman Pisang

cara budidaya pisang

ibgph.com

  • Agar budidaya pisang tumbuh maksimal sehingga menghasilkan buah yang banyak, cobalah untuk melakukan penjarangan. Dalam satu perindukan pisang terdiri dari 3-4 batang. Potong induk pisang secara bekala agar di tiap perindukan mempunyai usia yang berbeda-beda (fase pertumbuhan). Setelah di usia 5 tahun, angkat perindukan tersebut agar diganti tanaman pisang yang baru
  • Dalam proses budidaya pisang, pada dasarnya area lahan akan selalu ditumbuhi oleh gulma dan rerumputan liar. Rumput-rumput liar tersebut akan mengganggu pertumbuhan pisang. Jadi, mengatasinya yaitu dengan cara membersihkan setiap rumput yang tumbuh di area lahan. Lakukan penyiangan di waktu penggemburan agar akar pisang dapat berkembang. Panjang akar pisang biasanya mencapai 15 cm dari permukaan tanah. Untuk itu jangan menyiang terlalu dalam agar akar tidak terlukai
  • Pada biasanya setelah beberapa minggu daun pisang akan mengering dengan sendirinya. Pada saat daun mengering sebaiknya lakukan pemangkasan untuk menghindari datangnya hama pada tanaman pisang
  • Tanaman pisang membutuhkan banyak air, jadi lakukan pengairan pada setiap bibit yang sudah ditanam. Pengairan bisa dilakukan dengan mengalirkan atau menyiram
  • Pada 1 hektar lahan tanam pisang biasanya membutuhkan 207 kg pupuk urea, 138 kg fosfat, 608 kg KCI dan memerlukan 200 kg batu kapur sebagai sumber nutrisi kalsium. Berikan pupuk Nitrogen sebanyak 2 kali dalam setahun dengan mengelilingi rumpun tanaman pisang. Sedangkan pemupukan kalium dan fosfat dilakukan selama 6 bulan dari masa tanam
  • Sistem pengairan harus benar-benar diperhatikan karena jika tidak tanaman pisang akan kekurangan cairan yang menyebabkan kematian
  • Apabila jantung pisang sudah beranjak dari sisir buah lakukan pemotongan agar buah pisang tidak terganggu. Dan jika sisir buah telah berkembang lakukan pembungkusan menggunakan kantung plastik agar hama tidak menyerang buah pisang. Plastik yang digunakan yaitu plastik polietilen dengan tebal 0,5 mm, kemudian lubangi dengan diameter 1,25 cm

Untuk sementara cukup sampai di sini topik tentang cara budidaya pisang. Semoga ke depannya bisa bertemu lagi dan bisa membagi ilmu pengetahuan terkait tanaman lainnya. Semoga bermanfaat terimakasih.

Leave a Reply