Mengagumkan, Inilah Kehidupan Muhammad Ali yang Penuh Haru

Siapa yang tidak kenal dengan tokoh atlit tinju dunia Muhammad Ali? Ya, Nama asli Muhammad ali adalah Cassius Marcellus Clay Jr. Ali dilahirkan di louisville, Kentucky Amerika Serikat pada tanggal 17 Januari 1942 dan tutup usia pada 3 Juni 2016 di usianya yang ke 74 tahun.

Sejak mengawali karirnya Ali dikenal sebagai sosok inspiratif, kontroversial dan berdampak baik di dalam maupun di luar ring. Di abad ke 20 Ali sudah dikenal luas sebagai salah satu tokoh olahraga tinju profesional Asal Amerika Serikat yang paling signifikan.

Kehilangan Sepeda

sejarah muhammad ali sebelum berlatih tinju

ultraimg.com

Muhammad Ali adalah seorang anak pelukis reklame. Ia diberi nama berdasarkan nama seorang pejuang penghapusan perbudakan yang terkenal pada abad ke-19.

Pada saat berusia 12 tahun, ia pernah kehilangan sepeda sehingga melaporkan kejadian itu kepada petugas kepolisian dan mengatakan  bahwa ia ingin menghajar pencuri tersebut.

Baca : Heboh! Kicauan Iwan Fals Membuat Jutaan Fans Kecewa

Muhammad Ali Sepanjang Karirnya Merupakan Tokoh yang Paling Terkenal di Planet Bumi

karir muhammad ali dikenal planet bumi

Ali (clay) mulai berlatih di usia 12 tahun, sampai di usianya yang ke 22 Muhammad Ali berhasil merebut gelar Heavyweight World Championship atas pertarungannya melawan Sonny Liston pada tahun 1964.

Bakat tinjunya semakin melebarkan sayap karena kepercayaan dirinya yang cukup besar.

“saya adalah yang terhebat” kata Ali. Dan siapa yang dapat meragukan seorang pria yang memenangkan gelar juara dunia kelas berat sebanyak tiga kali.

Menariknya adalah selama karirnya di dunia tinju ia harus menggenggam bara api yang panas karena dalam kurun waktu itu pula Clay memeluk agama Islam dan mengubah namanya menjadi Muhammad Ali.

Pada masa ini Ali mendapat hujatan dari beberapa orang yang berada di luar sana termasuk salah satu lawannya Joe Frazier. Ia pernah dikalahkan oleh lawannya Joe Frazier sebelum ini. Setelah mendengar bahwa Joe Frazier menghujat dirinya atas agama yang Ali genggam saat itu membuat hatinya tergentarkan sehingga terjadi debat yang menimbulkan perkelahian.

Atas ucapan Joe Frazier yang menghujat dirinya Ali, pertandingan rasis akan diadakan pada tahun 1960-an.

Alhasil pertandingan rasis tersebut dimenangkan telak oleh Muhammad Ali sehingga para fansnya terkagum-kagum dengan gaya bertandingnya dan pukulannya kala itu.

Baca : Ketakutan Ahok Terhadap Orang Muslim Master Limbad

Penghargaan

penghargaan yang dimiliki muhammad ali

Ali dikenal sebagai sosok yang dermawan, penghasilannya dari hasil bertinju mencapai $60 juta. Setelah itu muncul berbagai kabar tentang kesehatannya. Ali mulai cadel berbicara dan berjalan menyeret kaki dan sering mengantuk.

Ali didiagnosa menderita Parkinson, namun ia harus selalu bepergian untuk memenuhi undangan di sejumlah negara.

Pemakaman Muhammad Ali dalam Tradisi Islam tapi untuk Semua Agama

perkataan muhammad ali saat dirumah sakit

Seorang putri Ali, Hana Ali: “Hati kami sungguh terluka. Tetapi Ayah sudah terbebas sekarang.Kami berupaya keras untuk tetap tegar, dan berbisik di telinganya: ‘Engkau bisa pergi sekarang. Kami akan baik-baik saja. Kami mencintaimu. Terima kasih. Engkau bisa pulang kepada Tuhan sekarang.’ Kami semua mengelilinginya, menciumnya, memeluknya, dan memegang erat tangannya, membacakan doa-doa Islam. Semua organ tubuhnya mengalami kegagalan, namun JANTUNG ayah tak henti berdetak. Selama 30 menit… jantungnya terus saja berdetak. Tak ada yang pernah mnelihat kejadian seperti ini. Sebuah pernyataan nyata tentang Semangat dan Tekadnya. Terima kasih semuanya untuk kasih dan dukungan Anda semua.

Leave a Reply