Pengertian, Faktor dan Daftar Gunung Meletus Terdahsyat yang Terjadi di Indonesia

Indonesia adalah negara yang terletak diantara jalur cincin api sehingga tidak akan pernah bisa untuk terhindar dari bencana alam “gunung meletus”. Peristiwa gunung meletus adalah peristiwa yang mengerikan bagi manusia.

Letusan gunung berapiini terjadi mempunyai banyak tipe letusan yang dampaknya juga berbeda-beda.

Di sini kita akan mengulas pengertian, faktor dan tipe letusan gunung beserta daftar letusan gunung terdahsyat yang terjadi di Indonesia namun berdampak besar hingga ke luar negeri :

Mengapa Gunung Meletus?

daftar gunung meletus di Indonesia

www.caradesain.co

Gunung merupakan salah satu tempat pengendapan batuan pijar dan gas. Biasanya kedua-duanya dapat menyembur ke permukaan bumi.

Gunung meletus ditimbulkan oleh endapan magma dalam perut bumi yang didorong paksa keluar oleh gas dengan tekanan yang besar. Letusan-letusan berganti menjadi gunung berapi.

Gunung meletus diperkirakan dapat keluar ke permukaan bumi dengan radius mencapai 18 km. Letusan gunung tersebut disertai dengan abu vulkanik dan batu secara bersamaan dengan lava yang dapat membanjiri daerah sejauh radius 90 km.

Letusan gunung bisa menimbulkan banyak korban jiwa, selain itu juga dapat mempengaruhi putaran iklim di bumi.

Faktor Penyebab Gunung Meletus

faktor penyebab gunung meletus

YouTube

Terjadinya gunung meletus disebabkan oleh meningkatnya bouyancy dan mobilitas tubuh magma. Magma yang didorong oleh batuan menjadikan volume magma menjadi meningkat sehingga terjadinya letusan.

Dampak Terjadinya Gunung Meletus

1. Lahar

Bentuk lahar yaitu berupa aliran material vulkanik yang terdiri dari campuran batu, pasir dan kerikil. Di negara Indonesia khususnya lahar dapat bertambah besar mengikuti derasnya curah hujan.Aliran lahar dapat membahayakan penduduk desa yang tinggal di lereng gunung.

Aliran Lahar diperkirakan dapat mengalir dengan kecepatan puluhan meter per detik dan menempuh jarak hingga beberapa kilometer dengan membawa energi yang sangat besar.

2. Abu Vulkanik

Abu vulkanik yaitu berupa material halus yang ditimbulkan oleh letusan gunung berapi. Abu vulkanik juga sangat berbahaya bagi penduduk yang tinggal di area lereng gunung.

Dampak yang ditimbulkan apabila terkena abu vulkanik diantaranya adalah merusak saluran pernapasan (asma), merusak penglihatan (sakit mata), pencemaran sumber air dan makanan, merusak lahan persawahan, dan lain sebagainya.

3. Awan Panas (Piroklastik)

Awan panas merupakan salah satu suspensi dari batu, kerikil, pasir dan abu vulkanik yang menyembur secara bersamaan dengan gas vulkanis.

Aliran ini dinamakan awan panas karena pasir, abu dan kerikil yang bergerak dengan gas vulkanik sehingga terbentuklah sebuah gulungan yang menyerupai awan yang jatuh.

Awan panas sangat berbahaya karena mengandung gas vulkanis yang menimbulkan suhu panas. Temperatur hawa panas bisa mencapai 100 hingga 1000 derajat celcius.

4.Lava

Lava yaitu cairan magma bersuhu tinggi yang dapat mengalir ke permukaan bumi melewati kawah gunung berapi. Lava dapat mengalir jauh mengikuti sumber seperti sungai dan lembah.

5. Gas Vulkanik

Letusan gunung juga akan mengeluarkan gas vulkanik berbahaya. Gas yang dikeluarkan diantaranya adalah Carbon Monoksida (CO), Carbondioksida (Co2), Hidrogen Sulfida (H2S), Sulfurdioksida (SO2) dan Nitrogen (NO2).

Tipe Gunung Meletus

Gunung meletus terbagi menjadi tipe diantaranya :

  1. Tipe A

Magma naik melewati pipa kepundan sehingga merusak kubah yang lama, lalu membentuk kubah baru atau lidah lava.

Pada tahap ini diawali dengan letusan kecil, bentuk dari letusan kecil ini tidak terlalu berbahaya jika menghaliskan wan panas.

  1. Tipe B

Jenis yang kedua ini sangat umum karena diawali dengan naiknya magma melewati pipa kepundan dan menghancurkan penutup atas gunung dengan letusan-letusan kecil ditambah dengan keluarnya lava.

Fase utama akan merusak bagian puncak gunung api. Pada fase akhir, lava membentuk sebuah kubah dengan viskositas tinggi yang sangat kencal.Awan panas yang disemburkan bisa mencapai 12-14 km dari pusat letusan.

  1. Tipe C

Tipe yang ketiga yaitu letusan diawali dengan naiknya magma beserta kandungan gas yang tinggi. letusan tersebut mampu menghancurkan penutup atas gunung sehingga mengeluarkan gas yang terkandung namun tidak ada aliran yang terbentuk. Biasanya erupsi ini berlangsung singkat.

  1. Tipe D

Tipe yang terakhir adalah yang paling membahayakan. Tidak disertai aliran lava tapi puncak gunung api akan hancur sehingga membentuk sebuah kaldera dan disertai dengan awan panas.

Daftar Gunung Meletus yang Pernah Terjadi di Indonesia

Indonesia mempunyai banyak gunung berapi yang masih aktif sampai saat ini. Salah satu diantaranya pernah mencatat rekor dengan letusan paling dahsyat. Dampaknya pun ikut dirasakan oleh dunia. Dahsyatnya letusan gunung berapi bisa dihitung dengan pengukuran VEI.

VEI (Volcanic Explosivity Index) diajukan pertama kali oleh Chris Newhall asal U.S. Chris adalah seorang Geological Survey dan Steve Self dari Universitas Hawai pada tahun 1982 untuk mengukur kekuatan letusan sebuah gunung berapi.

1. Gunung Krakatau, Selat Sunda

daftar gunung meletus di Indonesia

Pinterest

Krakatau pernah mencatat rekor bencana alam gunung meletus terbesar di dunia sehingga menjadi salah satu gunung api yang melegenda. Dampak dari letusan gunung krakatau diketahui hingga Amerika dan Eropa. Bahkan, rumah produksi di Barat mengabadikan momen ini dengan memproduksi film yang berjudul “Dahsyatnya letusan gunung krakatau”.

Pulau krakatau yaitu kepuauan vulkanik yang hingga saat ini masih tergolong aktif. Letak gunung krakatau yaitu berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra Indonesia.

Dahsyatnya letusan gunung Krakatau karena disertai dengan tsunami dan awan panas yang menewaskan kurang lebih 36.000 jiwa. Suara letusan gunung krakatau juga terdengar hingga Alice Spring, Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika yang berjarak 4.653 km.

Daya ledak yang ditimbulkan mencapai 30.000 kali bom atom yang pernah terjadi di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia kedua.

Letusan gunung krakatau juga dapat menimbulkan perubahan iklim global. Bahkan dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat dampak dari debu vulkanis yang menutupi atmosfer.

Matahari bersinar redup hingga setahun berikutnya, Pencemaran debu krakatau terlihat dilangit Norwegia sampai New York.

2. Gunung Agung, Bali

daftar gunung meletus di Indonesia

YouTub

Gunung Agung diperkirakan masih aktif hingga saat ini. Terakhir kalinya meletus pada tahun 1963. Bagian dalam gunung Agung menyimpan sebuah kawah besar yang sangat dalam, bahkan terkadang juga mengeluarkan asap dan abu.

Pada tanggal 18 Februari 1963 gunung Agung meletus sehingga mengeluarkan ledakan yang sangat mengejutkan. Letusan ini menimbulkan awan naik dari kawah gunung Agung. Di susul setelah enam hari setelah meletusnya gunung Agung kemudian larva mulai mengalir menuruni lereng utara gunung.

Tidak lama beberapa bulan tepatnya pada 17 Maret 1963 gunung Agung meletus kembali. Letusan kali ini mengeluarkan puing-puing sejauh 8 hingga 10 km ke udara dan menghasilkan aliran piroklasti yang sangat besar.

Arus ini membuat tempat tinggal warna desa menjadi hancur dan memakan korban sedikitnya 1500 orang.

3. Gunung Galunggung, Tasikmalaya

daftar gunung meletus di Indonesia

jabarprov.go.id

Gunung galunggung juga pernah mencatatkan rekor letusan terdahsyat pada tahun 1882. Awal Letusan ini diketahui pada bulan Juli 1882, air Cikunir berganti warna menjadi keruh dan berlumpur.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa air keruh tersebut terasa panas dan muncul kolam asap dari kawah.

Setelah itu pada tanggal 8 sampai 12 Oktober 1882, letusan gunung ini menimbulkan hujan pasir kemerahan yang sangat panas, disertai dengan abu halus, awan panas dan lahar.

Letusan ini memakan banyak korban sedikitnya 4.011 jiwa dan menghancurkan 114 desa dengan kerusakan lahan ke arah Timur dan Selatan sejauh 40 km dari puncak gunung.

4. Gunung Merapi, Sleman Yogyakarta

daftar gunung meletus di Indonesia

hipwee.com

Di pulau Jawa bagian Selatan terdapat gunung merapi yang mana gunung merapi ini adalah yang usianya paling muda diantara yang lainnya.

Letak gunung merapi ini juga sangat strategis yaitu di zona subduksi, dimana lempeng Indo – Australia terus bergerak ke bawah lempeng Eurasia.

Gunung merapi ini meletus pada tahun 1006. Letusan dahsyat tersebut membuat Pulau Jawa diselubungi abu vulkanik.

Diperkirakan, dampak dari letusan gunung merapi tersebut menimbulkan kerajaan Mataram Kuno harus rela hijrah ke Jawa Timur.

Letusan dahsyat lainnya dari gunung merapi juga pernah terjadi di tahun 1930, letusan kali ini menghancurkan sedikitnya 13 desa dan menewaskan 1.400 orang.

5.Gunung Kelud, Kediri

daftar gunung meletus di indonesia

wisatanesia.co

Pada abad ke-15, letusan gunung kelud memakan banyak korban. Diperkirakan hampir dari 15.000 jiwa. Letusan gunung kelud juga terjadi di tahun 1586 yang menewaskan sedikitnya 10.000 jiwa.

Kemudian di tahun 1926 pemerintah mencoba membangun sistem untuk mengalihkan aliran lahar dan terbukti sampai saat ini sitem masih berfungsi dengan baik.

Sistem tersebut dibangun setelah letusan dahsyat yang terjadi pada tahun 1919 yang menelan banyak korban hingga ribuan jiwa yang disebabkan oleh banjir lahar dingin menyapu pemukiman.

Pada abad ke-20, gunung kelud tercatat sebagai gunung meletus terbanyak yaitu pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966 dan 1990.

Tahun 2007 gunung ini kembali meningkatkan aktivitasnya yang menimbulkan munculnya gunung-gunung baru ditengah-tengah area danau kawah kelud.

Kemudian para ahli menyimpulkan gunung ini terjadi pada siklus 15 tahunan pada letusannya.

6. Gunung Maninjau, Sumatra Barat

Danau Maninjau tercipta oleh letusan gunung berapi yang diperkirakan meletus sekitar 52.000 yang lalu.

Letusan dahsyat gunung maninjau purba terjadi pada 60 ribu tahun yang lampau. Letusan tersebut mengeluarkan 220-250 km kubik rempah vulkanik yang menyebar hingga radius 75 km dari pusat letusan.

7. Gunung Samalas, Lombok

8. Gunung Tambora NTT

9. Toba Supervolcano (Sumatra Utara)

Leave a Reply