Mengenal Nama, Sifat dan Tugas Para Malaikat Allah

Islam adalah agama yang Allah turunkan kepada seluruh umat manusia agar dijadikan pedoman hidup sampai akhir zaman. Secara harfiyah pengertian islam adalah damai, bersih selamat dan tunduk.

Islam terbentuk dari tiga huruf yaitu S (sin) L (lam) M (mim) yang maknanya adalah selamat. Didalam islam memiliki beberapa makhluk ciptaan Allah diantaranya adalah Malaikat, Jin, Manusia, Tumbuhan dan hewan, Benda mati.

Di dalam Islam ada rukun iman dan rukun Islam. Rukun iman terdiri dari enam perkara dan rukun Islam ada 5 perkara. Dalam rukun iman yang kedua yaitu Iman kepada Malaikat. Nah, Apa itu Malaikat? Malaikat yaitu makhluk ciptaan Allah yang bertujuan untuk membantu Allah menjaga alam semesta.

Hal ini bukan berarti Allah tidak mampu mengurus seluruh alam semesta sehingga kemudian Allah mengutus malaikat untuk membantu.Berikut ini penjelasan mengenai nama-nama Malaikat beserta tugas yang diberikan Allah Subhanallahu Wataala.

Allah Ta’ala berfirman dalam surah Ar-rahman ayat 29 yang berbunyi:

يَسْأَلُهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ

“Semua yang ada di langit  dan di bumi selalu meminta kepadanya. Setiap waktu dia dalam kesibukan”.

Malaikat juga masuk di dalam rukum iman yang kedua “Percaya kepada malaikat”.

Beriman kepada malaikat adalah hal yang wajib untuk kita. Karena, sungguh malaikat itu adalah ciptaan Allah yang mempunyai wujud.

Ada tiga makhluk yang di ciptakan Allah di muka bumi yang perlu kita ketahui yaitu:

  • Malaikat
  • Jin (iblis)
  • Manusia

Malaikat di ciptakan Allah Subhanahu Wataala dari cahaya. Sedangkan jin (iblis) terbuat dari api. Begitu juga dengan manusia dari tanah. Allah Maha Besar.

Malaikat selalu senantiasa beribadah dan patuh kepada seluruh perintah Allah Subhanahu Wataala.  Malaikat tidak mempunyai rasa sombong di dalam dirinya dalam menyembah Allah Subhanallahu Wata’ala. Bahkan malaikat tidak henti-hentinya untuk bertasbih pada waktu siang dan malam.

Untuk itu, kita sebagai ciptaan Allah yang terbuat dari tanah “manusia”. Selain percaya kepada Allah kita juga diharuskan untuk percaya kepada malaikat. Lain halnya dengan Iblis. Iblis dengan angkuhnya mengingkari semuanya yang sudah di tetapkan Allah Subhanahu Wataala kepadanya.

Nah, berikut nama-nama malaikat berserta tugas yang telah ditetapkan Allah Azza Wajalla.

1. Malaikat Jibril

Malaikat Jibril ditugaskan Allah Subhanahu Wataala yaitu untuk menyampaikan wahyu kepada Nabi dan Rasul. Sebagaimana Allah berfirman dalam surah Maryam ayat 64:

وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمْرِ رَبِّكَ ۖ لَهُ مَا بَيْنَ أَيْدِينَا وَمَا خَلْفَنَا وَمَا بَيْنَ ذَٰلِكَ ۚ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّا

“Dan tidaklah kami (jibril) turun kecuali dengan perintah Tuhan mu. Miliknya lah apa-apa yang ada di hadapan kita dan yang dibelakang kita. Dan apa- apa yang ada diantara keduanya dan tidaklah tuhan mu lupa”(QS Maryam: 64)

2. Malaikat Mikail

Malaikat Mikail ditugaskan Allah Subhanahu Wataala untuk memberi pertolongan dan juga memberi rezeki kepada setiap makhluk yang ada di muka bumi tak terkecuali hewan dan tumbuhan. Bahkan Mikail juga senantiasa membantu Malaikat Jibril dalam melaksanakan tugas yang diberikan Allah Azza Wajalla diantaranya:

  • Ketika jibril diutus Allah untuk menemui Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam untuk segera disucikan hatinya.
  • Malaikat Mikail juga ada di sisi Malaikat Jibril untuk mengantarkan Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam pada saat peristiwa Isra’ Mi’raj.

3. Malaikat Izrafil

Malaikat izrafil ditugaskan oleh Allah Azza wajalla yaitu untuk meniupkan terompet sangkakala pada waktu yang sudah ditetapkan (hari kiamat). Hari kiamat adalah hari yang sangat ditakuti bagi umat manusia khususnya muslim.

Hari kiamat juga tercatat dalam rukun iman yang keenam. Dan diwajibkan bagi umat muslim untuk percaya kepada hari kiamat. Ketika waktu yang sudah Allah tetapkan untuk hari kiamat maka Malaikat Izrafil akan melaksanakan semua perintahnya.

4. Malaikat Izrail

Malaikat Izrail di utus oleh Allah Azza Wajalla untuk mencabut nyawa yang ada pada setiap manusia di muka bumi. Tak terkecuali dia tergolong dari Agama Islam, Hindu, maupun Kristen, semua nyawa yang sudah di tetapkan Allah untuk diambil maka malaikat Izrail akan mengambil nyawa seseorang itu.

5. Malaikat Munkar

Allah Azza Wajalla juga mengutus malaikat Munkar yaitu untuk mengurus umat manusia yang berada di alam kubur. Semua yang tidak bernyawa akan masuk kubur. Semua urusan yang ada di alam kubur akan berhadapan dengan Malaikat Munkar.

Ketika semua pertanyaan yang diberikan di alam kubur tidak dapat dijawab. Malaikat Munkar tidak akan segan-segan mengazab orang tersebut. Karena itu sudah menjadi tugas yang sudah ditetapkan Allah Azza Wajalla kepadanya.

Baca : Baju Gamis Pria Arab

6. Malaikat Nakir

Malaikat Nakir di utus Allah Azza Wajalla untuk mengadili semua amal kebaikan manusia di alam kubur. Munkar dan Nakir lah yang berhak mengurus semua urusan di alam kubur. Tidak dicampur tangan oleh malaikat lainnya.

Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Munkar dan Nakir masuk menemui orang mati di dalam kuburnya, keduanya mendudukkannya.” (HR Dailai dari Anas)

Sedangkan hadits lain juga menjelaskan tentang tugas Munkar dan Nakir. Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda: “ Sesungguhnya seorang yang sudah meninggal ketika diletakkan di dalam kubur kemudian saudara yang mengantarkannya telah berjalan pulang, maka sesungguhnya ia mendengar bunyi sandal tersebut.

Kemudian kedua malaikat tersebut bertanya kepada orang yang meninggal tersebut dan berkata “Bagaimanakah pendapatmu tentang si fulan wahai Muhammad? Maka orang yang bersangkutan akan menjawab sesuai amal yang pernah dilakukan selama ia hidup di dunia.

Jika amal mereka baik, maka seluruh anggota tubuh mereka akan menjawab dengan mudahnya dan di hantarkanlah mereka ke dalam tempat yang indah (surga). Begitu juga sebaliknya, jika buruk amal yang dikerjakan tempat kembalinya adalah Neraka. Sungguh tempat yang paling buruk adalah neraka.

7. Malaikat Atid

Malaikat Atid ditugaskan Allah Azza Wajalla yaitu untuk mencatat semua amal buruk yang kita kerjakan selama di dunia. Malaikat Atid akan selalu melihat apa yang kerjakan di atas muka bumi, karena diyakini bahwa Malaikat Atid berada di sebelah kiri manusia.

Allah Azza Wajalla berfirman dalam surah Qaf ayat 18:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS Qaf 18)

8. Malaikat Raqib

Adapun tugas Malaikat Raqib yang diperintah oleh Allah Subhanallahu Wataala yaitu sebagai pencatat amal baik manusia selama hidup di muka bumi. Semua amal kebaikan yang kita kerjakan di muka bumi, tak satupun yang tidak tercatat oleh malaikat Raqib.

9. Malaikat Malik

Allah Subhanallahu Wataala mempunyai malaikat yang ke sembilan yaitu Malaikat Malik. Allah memerintahkan Malaikat Malik yaitu sebagai penjaga pintu neraka. Setelah semua amal dilaporkan kepada Malaikat Munkar dan Nakir, Sampailah pada malaikat malik yaitu bertemu di tempat terakhir yaitu surga dan neraka.

10. Malaikat Ridwan

Kemudian Allah juga menciptakan malaikat yang kesepuluh yaitu Malaikat Ridwan. Adapun yang di tugaskan kepada malaikat Ridwan ialah sebagai penjaga pintu surga. Jika semua amal perbuatan yang kita lakukan selama di dunia itu baik. Maka bertemulah dengan malaikat yang satu ini yaitu malaikat Ridwan.

Allah Subhanallahu Wataala berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 25:

وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا ۙ قَالُوا هَٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu”. Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.” (QS Al Baqarah: 25)

Mungkin cukup sampai disini yang dapat kami sampaikan Terlebih dan kurangnya mohon maaf. Semoga dapat meningkatkan keimanan kita. Akhirul kalam, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Leave a Reply